Keep Istiqomah...

Blog EntryBahagiamu Tangisku...Apr 4, '08 11:38 PM
for everyone

Selamat berbahagia akhi, akhirnya kau temukan juga jodohmu!. Moga Allah  meridhoi dan memberkahi pernikahan kalian. Ya Robb, Engkau Maha tau dengan isi hati ini. Hamba menangis ya Robb, tapi hamba gak tahu apakah karena bahagia atau sedih. Hamba menangis dalam sholat hamba, dalam sujud hamba...

Dulu.., sebelum aku paham dengan dien ini, sebelum aku paham dengan yang namanya menundukan pandangan, sebelum aku paham dengan menutup aurat sesuai syariat, aku mengenal dia, aku kagum padanya, subhanallah... belum pernah aku melihat lelaki seperti dia " sholeh banget": pemahaman islamnya bagus, tutur katanya santun dan selalu bermakna, orangnya nampak serius...pandangan matanya dijaga, senyumnya hanya u sesama ikhwan, apa lagi tawanya. ttapi aku melirik takut-takut (takut ketahuan!), subhanallah... manis banget!. Kami sering jumpa, karena kami satu organisasi. Unit Kegiatan Mahasiswa Islam ......... difakultas kami.Diam-diam aku suka padanya, sukaaa banget....!!!.

Dulu..., sebelum aku mengenalnya, aku sudah mengenal beberapa laki-laki, orangnya memang baik-baik, sholat gak ketinggalan lah... tp PACARAN!. ya aku memang pernah melewati suatu proses yang namanya pacaran. (Aku suka mereka-mereka tu, krn aku pikir mereka tau agama, eh gak taunya sama juga ma laki-laki yang gak sholat. Gak ada guna sholatnya klo gak bisa mencegah diri dari yang keji dan mungkar. (Apa coba yang dilakukan orang yang lg pacaran kalo gak ada yang itu-itunya??)) Waktu tu akal sehat ku gak kepake, aku lebih menuruti apa yang aku tahu dan apa yang aku rasa. Pacaran jalan terus sampe aku kuliah disemester 2. Aku mulai sadar setelah sering ikut kajian agama, ada training keislamanlah, ada kajian intensiflah, ada acara iftor jama'ilah, trus dilibatkan dikepanitiaanlah, sampe kemudian aku jadi pengurus. Aku putuskan pacarku tu waktu disemester 2 karena aku dah paham kalo dalam islam tu gak ada yang namanya pacaran. Adanya setelah pernikahan!. Artinya aku putuskan karena niatku karena Allah semata. awalnya berrrrraaaaaaaat banget.awalnya aku sediiiiih banget....berbagai usaha kulakukan untuk menata hatiku, berbagai usaha kulakukan untuk keluar dari lingkaran syetan tu. Aku berdoa moga Allah  meneguhkan pendirianku. Kukatakan pada Allah:" Kulakukan semua ini murni karena Engkau Ya Robb, maka Tolonglah Aku agar dapar istiqomah dengnan apa yang aku pahami".Allah meneguhkan ku, Allah menunjukan pada ku bahwa ternyata bukan dia saja yang terbaik didunia ini. ternyata banyak laki2 yang lebih baik lagi, mereka adalah ikhwan2 sejati yang istiqomah melanjutkan risalah Rasulullah. Alhamdulillah....

Tapi ternyata ....aku belum begitu paham dengan masalah hati, aku belum bisa menundukan pandangnan, walaupun contoh dah ada didepan mata.Aku paham islam melarang pacaran sebelum pernikahan, tapi aku nngak bisa menjaga hatiku untuk menyukai lawan jenis, apalagi pada ikhwan yang sholeh tu.kata kakak2 pementor diMushola," semua itu bertahap dek..., adalah hal yang normal bila kita suka pada lawan jenis, itu adalah fitrah. tapi kkita harus tahu cara menyikapinya, jangan terlalu diperturutkan perasaanmu dan jangan kotori hatimu"

Begitulah..., hari berganti-hari, bulan-berganti bulan, tahun berganti tahun akhirnya iapun tamat kuliah (karena D3), aku dengnan akhi yang sholeh itu berpisah. tapi hatiku masih suka padanya, yah hanya aku dan Allah yang tahu tentang ini.aku simpan baik-baik dalam salah satu sudut hatiku, berharap sedikit suatu hari dipertemukan (kenapa sedikit? ya, karena aku sadar aku bukan siapa-siapa, dosa ku banyak, aku berasal dari keluarga yang berlatarbelakang jauh dari agama, pemahaman islamku sedikit, sedang dia "subhanallah" dimataku. aku tak pantas untuknya tapi aku akan bahagia sekali kalau Allah menjodohkan kami(tapi ternyata aku malah berdoa semoga Allah memberikan jodoh yang terbaik untukku, bukan aku meminta semoga Allah menjodohkannya pada ku)...

Alhamdulillah, Allah memberikan aku pemahaman yang syumul tentang dien ini, Aku selalu menyerahkan semua urusanku pada Allah, aku meminta yang terbaik.Memang begitulah sejatinya seorang muslim:HIDUPNYA HANYA BERGANTUNG PADA TUHANNYA SEMATA,Apapun yang terjadi itulah yang terbaik yang Allah berikan padanya. Alhamdulillah...

Tapi kemarin...hari ini...aku menangis...aku gak tahu apakah aku menangis bahagia atau sedih, ketika ku dengar ia menikah dengan seorang akhwat. Aku gak tahu siapa akhwat itu, tapi yang pasti semoga yang terbaik yang Allah berikan untuknya.Barakallahu akhi...,selamat bahagia, semoga Allah meridhoi pernikahan kalian. Ya Robb...kuatkan hamba, ikhlaskan hati ini..., Ya Robb berikanlah hamba penggantinya yang seperti dia atau yang lebih baik dari dia disuatu hari nanti...amiin.


tinasayang wrote on May 15
amienn,, semoga ukhti dapat ganti yang lebih baik,,,
ponirah wrote on May 15, edited on May 21
jazakillah ukh...atas doanya...itulah yang diharapkan!
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.